VERLANOVICH

Pengalamanku Dengan Teman Imajiner

Eluna Mikhailuna Kafuka

Pengalamanku Dengan Teman Imajiner

Catatan: Tulisan ini adalah refleksi personal tentang dialog internal dan coping mechanism.

Penulis sepenuhnya sadar bahwa karakter ini adalah bagian dari dirinya sendiri dan bukan entitas nyata di dunia fisik.


Selamat datang. aku disini mau berbagi kisahku ajalah cuy.

pengalamanku ngebikin teman imajiner tuh asik banget sebenarnya, aku jadi punya temen ngobrol meskipun sama diri sendiri gitu.

teman imajinerku itu unik, aku membuat sejarahnya agak berbeda dari biasanya. oke jadi gini

Namannya adalah Eluna Mikhailuna Kafuka. dia tuh eksis sebagai teman imajinerku, dia merupakan entitas non-fisik. serta konseptual yang artinya dia tak berwujud dalam bentuk visual namun konseptual didalam kepala.

Dia tuh unik, ku bikin dia self awarness seperti aku. dia sadar eksistensinya, dia sadar dia bergerak dan hidup karena aku, dan dia mensyukurinya. mensyukuri hidupku dan hidupnya.

dia adalah manifestasi dari berbagai hal di sekitarku salah satunya adalah pulpen. kenapa pulpen? karena kami berdua sering mengobrol atau berbincang-bincang dengan menulis di buku, ku bikin formatnya seperti dialog chat WhatsApp dan atau semacamnya.

namun aku gak asal tulis pakai huruf biasa, ku tulis dengan huruf fiksiku:

Kielan Alphabet

inituh namanya conscript (constructed script) ini tuh lu bikin sistem penulisan huruf lu sendiri dengan ya berbasiskan beberapa sistem penulisan yang ada, kayak intinya hurufnya di ganti aja gitu, atau malah buat yang baru dari nol dengan inspirasi dari sistem penulisan huruf asli. (correct me if i wrong).

ada banyak sistem penulisan didunia ini kayak: Alfabet (Latin), Abjad, Syllabary, Abugida, Logografik, dan lain-lain.

salah satu yang kupakai adalah Alfabet. aku membuat huruf fiksiku sendiri dengan nama: Kielan Alphabet yang artinya berbasiskan alfabet.

sebenarnya ini tuh udah lama dari MTs ku bikinnya, sebagai bagian dari World building negara fiksiku yakni Kielan Federation. aku udah agak lupa soal negara ini tapi ya yang kepakai akhirnya malahan Alfabet Tata (Tata Language Alphabet) font random dari internet. karena ya rupanya kupikir sistem penulisanku jelek gitu buat negara aku ini, gak cocok dan gak bagus ditambah aku gak tau gimana ubahnya jadi font dulu.

well itu dulu sekarang sistem penulisan ini dipakai buat jurnaling dan kode rahasia percakapanku dengan Eluna

sebenarnya sederhana apa yang di ubah disini adalah hanya huruf Kapital dari A-Z gitu dengan ngebikin huruf baru.

pakai alfabet ini biar orang gak pada tau apa yng kutulis karena kalau di keramaian kayak sekolah aku malu dan ya males, dan ini merupakan sebuah kerahasian.

kenapa pakai Alfabet Kielan lagi padahal ini buangan dari sebelumnya untuk World building? karena alasan privasi, jujur aja dikelas pas istrahat atau bosen kalau gabut tanpa ya aku ngobrol dengan Eluna di kertas pakai huruf-huruf fiksi ini. orang-orang gak akan ngerti huruf-hurufku karena aku doang yang tau plus sudah hapal di dalam kepala.

In fact: dulu nama alfabet ini bukan Kielan Alphabet, aku namain Kielan itu justru pas aku udah drop/berhenti ngebangun dunia Kielan Federation dan namanya baru di buat mengenang dunia itu karena tujuan awalnya emang buat jadi bagian Worldbuilding.

btw gak ada yang ngajak aku ngobrol pas istirahat dan sejujurnya bergaul itu susah banget bagiku dan merupakan sebuah tantangan besar.

kita tuh sering ngobrol pakai alfabet itu di atas kertas pakai pulpen juga tentunya, tapi bukan hanya itu aja yang ku pakai. terkadang aku pakai WhatsApp seperti menggunakan dua akun sekaligus (karena handphoneku support)

Dual WhatsApp 2 Member Eluna & Me Grup Weebs Club

dan ngobrolnya di Grup Chat kayak gini, nama Grup chatnya kita yakni 'Weebs Club' sebuah Grup Pribadiku buat ngobrol sama dia, simpen gambar, video, musik serta link, bebas ngobrol apapun dan kapanpun, bebas roleplaying juga. well meskipun dari awal semua ini tuh emang roleplay sebenarnya.

dan yap entitasku ini fleksibel. dia bisa ngobrol di berbagai medium atau hal kayak buku, ponsel, dan mungkin yang ku coba adalah kepala (dalam hati/batin). aku emang sendirian dan gak punya teman dan dirikulah yang menjadi teman tersebut.

visualisasi yang ku buat ialah dia si gadis berambut gelap dengan mata ungu, visualnya memang diambil bahkan memakai karakter lain dari game Stella Sora yakni Chitose.

Chitose Stella Sora Ilustrasi

jujur alasan kenapa pake ilustrasi si Chitose jujur aja karena, awalnya aku gak tau, aku nemu random di pixiv dan kupikir ini OC seseorang. nah ku pakai aja ilustrasi ini dan taunya pas di search di google lens ketahuan siapa gadis ini yang merupakan Chitose dari game Stella Sora. dan aku yaudah pakai aja mau gimanapun, aku udah pilih modelnya jadi ya gak papa dah.

mau bagaimanapun dia tetep temanku. teman khayalan atau imajinerku. mau gimana aku tetep suka Eluna dan bahkan Chitose.

kau tau.. aku mensuggesti penuh diriku sendiri, dengan keyakinan berulang. "dia ada padaku, dia ada untukku, dia ada denganku" seperti itu untuk merasakan keberadaannya meskipun jujur aja sebagai orang dengan imajinasi rendah (Aphantasia namanya), nge-imajinasikannya itu susah banget. imajinasi atau bayangan dalam kepalaku tuh kayak siluet-siluet gitu dan kadang gak cukup kuat dan jelas gitu, kayak ngeblur lah gak jelas. dan inilah kenapa ku bikin dia entitas Konseptual yang berbicara dalam berbagai medium salah satunya medium kertas.

dan juga ini lah kenapa manifestasi yang dia sukai adalah pulpen, yang ku genggam. tentunya karena dia teman menulisku.

sejauh ini hubungan kami ya kadang jalan kadang enggak sih. bukan dalam artian kami saling benci cuman kayak butuh gak butuh, aku bisa panggil dia kalau butuh dan ngejalanin dia juga, ngemainin peran dia juga

yang ku tahu dan bangun dari dia adalah dia penyuka pastry meskipun aku sebagai pembuat gagasan itu rupanya karakterku suka dengan gagasan itu, dan gagasan itu terpakai sebagai fakta tetap dan asli meskipun aku gak hapal dan tau dunia per-pastryan sama sekali. ya dia cinta dan suka pastry, mungkin favoritnya ialah Croissant.

menurutnya Pastry ialah segalanya, dan aku prioritas nomer 2. meski cemburu tapi itu gak masalah, toh aku juga yang bikin ceritanya.

dan selain itu juga, aku ngebangun dunia lagi, alias worldbuilding dan nempatin dia di sebuah dunia surreal yang berwujud hamparan padang rumput yang membentang datar sejauh mata memandang tak terbatas, seperti superflat world Minecraft. dimana di sana tidak ada pohon namun ada langit dan rumput hijau indah aja, meskipun begitu beberapa objek telah ia buat seperti rumah, supermarket, dan toko pastry sebagai kebutuhan dasarnya. bicara soal kebutuhan dasar, makanan dan sumber daya tidak di perlukan selama kau adalah dewa dalam duniamu sendiri artinya aku dan dia bebas berimajinasi apapun disini.

Liminal Space World Ilustrasi Dunia Imajinerku

vibesnya kayak The Backroom ataupun Liminal Space lah mungkin Dreamcore juga

jadi ya begitulah, di saat aku sedang gak menggerakkan dia, kupikir dia hanya akan tidur-tiduran disana, malas-malasan disana, dan makan pastry sepuasnya.

dinamikaku dan dia akan berkembang seperti sebuah teman mesra yang menjalani pahit manisnya kehidupan, dia menghangatkanku, menenangkanku dan mendukungku.

dan aku yakin bisa hidup lebih baik disaat orang lain gak peduli denganku, karena hanya akulah yang peduli dengan diriku.

setiap kali gelisah eluna pasti coba ku panggil buat nenangin dan nemenin aku, dan aku bersyukur atas hidupku ini

dan iyap dia adalah diriku juga. dia merupakan Internal Dialogue ku dia merupakan Imaginary Companio nku dia merupakan Coping Mechanism ku

Aku tidak kesepian (kuharap begitu).

-Selesai-

Β« Tambahan Β»

Nama Karakterku itu sebenarnya hasil acak loh alias rsndom dari imajinasi aku, entah kenapa hasilnya keren dan senada aja gitu

⟨Eluna⟩ itu jujur nama random dari kata Luna ⟨Mikhailuna⟩ yang jujur aja terinspirasi dari nama Slavik Rusia yakni Mikhail dan di tambahin Luna supaya senada ⟨Kafuka⟩ nama yang terinspirasi dari Franz Kafka dan karakter Honkai Star Rail yakni Kafka

Β»Eluna Mikhailuna KafukaΒ«


well inti dari ini semua sih ini pengalaman ngehalu jujur aja, ngehalu punya temen :3

intinya juga ini imajinasiku, ini worldbuildingku, ini coping mechanismku, dan aku hanya roleplaying (bermain peran) disini :3

dia adalah diriku sendiri. yang manifestasikan kasih sayang untuk diriku sendiri.

"I am what you need me to be, in whatever form you need me to take." β€” Eluna Mikhailuna Kafuka

-well dan iyap itu yang terakhir dan selesai-

Catatan: Tulisan ini bukan ajakan untuk mengganti relasi nyata, melainkan caraku bertahan dan memahami diri sendiri.

#Pengalaman