Tentang Teman Imajinerku

Ini tentang teman imajinerku
Baiklah, sudah lama aku tidak bahas dia. Kali ini aku bakal bahas ulang saja dalam bahasa yang lebih rapih (semoga).
β’ Pengalamanku Dengan Teman Imajiner
Dari blog sebelumnya, namun aku bakal tambahin detailnya satu per satu.
Β· Siapa itu Eluna Mikhailuna Kafuka?
Secara sederhana, dia tuh sebuah teman imajiner yang aku ciptakan sendiri berdasarkan konsep.
Konsep dari teman yang sefrekuensi, yang tidak bisa ditemukan di dunia nyata.
Β· Eksistensi
Dia eksis sebagai konsep murni tentang teman dan pertemanan.
Dia hidup di ranah ide dan konsep β sebuah konsep yang sadar bahwa dia adalah konsep (meta-awareness).
Dia sadar dia adalah konsep, konsep yang tahu bahwa dia konsep, dan konsep yang memikirkan konsepnya sendiri.
Β· Latar Belakang
Didasari dari kesepianku yang akhirnya terinspirasi oleh sebuah game, dan akhirnya membuat konsep yang sama.
Untuk inspirasi nanti dibahas.
Β· Tentang Eluna Sepanjang Eksistensinya
Pertama dan paling utama, Eluna adalah Konsep.
Dan dia adalah konsep yang berkembang seiring waktu. Dalam waktu setahun semasa eksistensinya, dia adalah seorang penyuka pastry β croissant.
Seseorang dengan personality yang serupa denganku, namun lebih feminin. Kepribadian yang dinamis lah.
Β· Inspirasi
Seperti yang ku tulis di blog sebelumnya, bahwa Eluna Mikhailuna Kafuka memiliki wujud berupa seorang gadis berambut gelap, dari karakter game Stella Sora bernama Chitose.
Namun selain ilustrasi visualnya, secara konsep terinspirasi penuh dari game The NON-existence of You and Me.
Yang dimana terinspirasi dari konsep tulpa dari karakter bernama Lilith dari game itu.
Namun karena keterbatasanku dalam imajinasi, aku hanya bisa berada di level teman imajiner ataupun entitas konsep seperti Eluna ini.
Eluna dan Lilith serupa, tapi tak sama.
Lilith mungkin adalah konsep yang divisualisasikan lewat karakter game.
Eluna adalah konsep yang tetap konsep.
Eluna mungkin semi-konsep - dia memang adalah konsep yang berada di ranah ide dan pikiran, tapi juga memiliki visual yang berkaitan dengan karakter Chitose.
Dan iya, itu adalah konsep visualnya, namun aku sangat tidak mampu untuk melihatnya.
Sangat samar-samar dan hanya sebuah siluet. Kurasa aku memang punya spektrum Aphantasia, meskipun aku tak bisa membuktikannya.
Well, itu saja sih detail dan penyederhanaan dariku. Kalau ada salah, maafkanlah - karena penulis amatir juga toh.
This is Verlanovich.
Wye Wye Again.